kembali

PEMBEBASAN DI TANGAN KITA


Pembebasan di tangan kita adalah transkrip ajaran yang terdiri dari 24 hari ajaran lisan mengenai Lamrim oleh seorang guru termasyhur Tibet, Phabongkha Rinpoche. Dalam ajaran lisan ini, Phabongka Rinpoche menyampaikan instruksi yang mudah dipraktikkan, terstruktur, mengajarkan berdasarkan pengalaman pribadi sendiri sehingga akan membawa perkembangan spiritual yang luar biasa.

Pendahuluan mencakup topik-topik seperti membangkitkan dan mempertahankan motivasi yang tepat ketika mendengarkan instruksi Lamrim, sejarah singkat tentang kehidupan guru Atisa dan Lamrim Tibet, kualitas-kualitas yang unik dan manfaat-manfaat dari instruksi serta metode yang tepat dalam mendengarkan dan mengajarkan ajaran serta mengenai "Enam Praktik Pendahuluan" suatu latihan bertumpu pada guru spiritual.

Fundamental mencakup topik-topik awal meditasi Lamrim mulai dari berbakti kepada seorang guru spiritual, kebebasan dan keberuntungan terlahir sebagai manusia, ketidakkekalan, penderitaan di alam-alam rendah, praktik Trisarana dan keyakinan terhadap hukum karma dan akibatnya. Tujuan utama mempelajari topik-topik awal ini adalah mengatasi kemelekatan terhadap kehidupan ini dan mengejar penyebab kelahiran yang menyenangkan di masa yang akan datang.

Ajaran Buddha mengarahkan kita kepada 2 tujuan agung, pembebasan dari samsara dan pencerahan tertinggi yaitu kebudhaan. 2 topik ajaran sang Buddha yang sangat penting yaitu empat kebenaran arya dan dua belas mata rantai yang saling bergantungan.

Tujuan agung yang kedua yakni pencapaian pencerahan smpurna seorang Buddha. Topik yang berkaitan dengan tujuan ini merupakan bagian dari tradisi Mahayana, danberisi instruksi untuk membagkitkan bodhicitta dan mempraktikkan enam paramita, dengan penekanan khusus pada dua paramita terakhir mengenai samadhidan prajna. Topik mengenai bodhicitta jug ameliputi ajaran langsung dank has dari guru atisa yang dikenal dengan tujuh poin instruksi latihan batin.

VEN PHABONGKHA RINPOCHE