Persembahan Kebajikan untuk Indonesia dan Dunia

  • June 3, 2020

Kekuatan apa yang dapat menghalau bencana yang demikian besar dan menelan segala harapan di seluruh dunia? Jawabannya tentu adalah kekuatan kebajikan.

Mengisi bulan Waisak dengan pengumpulan kebajikan intensif telah menjadi tradisi khas KCI sejak tahun 2016. Tahun ini, sesuai dengan nasihat Sang Ayah Laksana Mentari Dharma, Guru Dagpo Rinpoche, kebajikan yang dilakukan selama Bulan Bajik Waisak dirancang khusus untuk menghalau pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia dan dunia. Kita semua pun bersama-sama memperingati hari besar Sang Buddha dengan melakukan berbagai kebajikan dengan mengandalkan Triratna, khususnya Avalokiteśvara dan para pelindung Dharma yang telah menjaga Nusantara dari masa ke masa.

Seluruh kebajikan yang kita kumpulkan sepanjang Bulan Bajik Waisak ini semata-mata untuk menguatkan bangsa Indonesia dan dunia untuk melalui masa sulit akibat pandemi dan mengubah penderitaan menjadi jalan meraih kebahagiaan sejati.

Ini semua bisa terwujud berkat berkah guru spiritual yang tak pernah berhenti memandu kita, juga perjuangan kita semua dalam keluarga besar KCI yang selalu saling mendukung sebagai satu komunitas yang tak pernah berhenti menyusuri jalan kebajikan di belantara samsara yang penuh rintangan.

Mari bermudita dan ikat semua kebajikan ini dalam satu doa dedikasi:

“Apapun akar kebajikan yang telah kubuat baik dalam perbuatan fisik, ucapan maupun mental di sepanjang hidupku, semoga itu semua menjadi sebab hanya untuk kepentingan-kepentingan makhluk lain dan pencerahan murni,”
-Doa Terlahir di Sukhawati (Dewacen Du Kyewei)

Semoga yang meninggal terlahir kembali di alam bahagia, yang sakit segera sembuh, yang sedang berjuang tetap semangat bekerja demi dan membawa kebahagiaan bagi diri sendiri dan orang banyak.

Semoga obat dan vaksin segera ditemukan dan pandemi segera berlalu.

Semoga kita semua dapat menggunakan momen ini untuk menjejakkan Dharma ke dalam batin sehingga makin semangat untuk berjuang demi kebahagiaan semua makhluk.