TOLAK BALA 2019

  • March 1, 2019

Kumpulkan Kebajikan Penghalau Bencana

“Pelindung semua makhluk tanpa kecuali, Buddha yang menghancurkan bala tentara Mara yang tanpa akhir, Engkau yang mengetahui hakikat tertinggi dari semua fenomena. Oh, Bhagawan, aku mohon datanglah ke sini beserta para pengiring-Mu.”

Gyashi / Gyab-zhi adalah salah satu upacara yang paling banyak dipraktikkan dalam Buddhisme Tibet.

Ritual ini melibatkan empat set 100 persembahan yang mengatasi 4 mara yang dimiliki manusia, yaitu:
– 100 pelita untuk menghilangkan mara klesha (penghalang lima racun)
– 100 makanan untuk mengatasi mara putradewa (penghalang kemahatahuan)
– 100 orang-orangan (terbuat dari adonan) untuk menaklukkan mara kematian (penghalang karma);
– 100 tsa-tsa stupa untuk mengatasi mara skandha (penghalang jejak karma).

Secara singkat, ratusan persembahan ini membantu kita mengatasi ketidakberuntungan, penyakit, kematian sebelum waktunya, dan halangan yang bersifat gaib/tak terlihat.

Dalam ritual Tolak Bala di Pusdiklat Jina Putra Tushitavijaya, para Sangha Monastik dan Praktisi Perumah Tangga KCI juga melakukan upacara Gyabshi untuk menghalau berbagai halangan yang akan dihadapi di tahun 2019, serta mendoakan kebahagiaan dan kedamaian semua makhluk khususnya Bangsa Indonesia.

Beberapa foto kegiatan Upacara Gyabshi bisa dilihat di foto lain yang terlampir.

***

Masih dibuka lebar kesempatan berdana untuk kegiatan Puja Tolak Bala 2019 yang diadakan di Pusdiklat Jina Putra Tushitavijaya, Malang dan Istana Payung Perak, Bandung.

Informasi lebih lanjut hubungi:
0815 7321 0000

Lokāḥ Samastāḥ Sukhino Bhavantu,
Pusdiklat Jina Putra Tushitavijaya
Kadam Choeling Indonesia
Didukung oleh Manajemen Alur Hidup (Saṅgata Āyu Sandhi)