Retret KMBUI – Taking Refuge

  • April 21, 2008


Dimulai pada Jumat malam sekitar jam 19.30 rombongan dari KMBUI mempersiapkan diri berangkat menuju vihara Avalokitesvara di Gadog dengan menggunakan bikun(bis kuning). Selama di perjalanan suasana di dalam bikun cukup tenang dan kebanyakan diisi dengan foto dari para peserta, cemilan kecil dan senda gurau dari beberapa peserta. Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 3 jam, akhirnya segenap rombongan tiba di vihara Avalokitesvara sekitar pukul 22.30. Disana rombongan KMBUI bertemu dengan rombongan dari IPB yang berjumlah kurang lebih 15 orang beserta dengan beberapa panitia yang telah bersiap diri sebelumnya. Setelah menikmati minuman teh dan pembacaan tata tertib selama retret, para peserta segera beristirahat setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang.
Keesokan harinya pada pukul 05.30, para peserta segera bangun dan bersiap-siap menuju dhammasala untuk melakukan puja bakti pagi hari. Puja pagi ini diisi dengan pembacaan sutra Leng Yen Chou . Terdapat kejadiaan yang tidak terduga selama puja pagi dimana kaca meja altar dan pembicara pecah dikarenakan panas dari lilin pelita dedikasi dari para peserta dan donatur. Setelah membereskan pecahan kaca tersebut, para peserta segera menikmati santapan pagi dan beristirahat sebentar sampai sesi dimulai. Sesi 1 dimulai pada pukul 08.30 yang diisi dengan pembacaan Heart Sutra dan teaching yang disampaikan langsung oleh YM Suhu Bhadra Ruci. Topik dari retret kali ini ialah Berlindung, yang merupakan pintu gerbang memasuki ajaran. Topik ini merupakan suatu topik yang sangat fundamental dalam ajaran Buddha yang menandakan bahwa seseorang disebut dengan Buddhis atau tidak.
Sekitar pukul 11.00 sesi pertama selesai dan para peserta meninggalkan ruangan Dhammasala untuk menikmati makan siang. Sekitar pukul 13.00 sesi keduapun segera dimulai lagi. Sesi ini membahas tentang keberadaan Buddha sebagai objek perlindungan kita yang dapat melindungi kita dari penderitaan di alam samsara. Setelah itu dilanjutkan dengan puja pada sore hari sekitar pukul 18.00 dengan membaca Amitabha Sutra. Sesi dilanjutkan kembali setelah makan malam pada pukul 20.30 yang berisi tentang objek perlindungan yaitu Triratna dan kualitas-kualitasNya sehingga patut menjadi objek perlindugan kita. Setelah selesai sesi kurang lebih pada pukul 23.00 para peserta menikmati susu jahe yang hangat dan setelah itu beristirahat untuk acara keesokan harinya.
Pada minggu pagi sekitar pukul 05.30, para peserta bangun pagi-pagi untuk melakukan puja bakti pagi hari lagi dengan pembacaan Leng Yen Chou. Setelah selesai menyantap sarapan pagi sesi segera dimulai lagi dengan pemberian Trisarana kepada seluruh peserta retret oleh YM Suhu Bhadra Ruci. Setelah itu Suhu juga membahas tentang sila-sila yang harus dijalankan setelah mengambil perlindungan kepada Triratna dan cara menghormati-Nya. Setelah itu dilakukan foto bersama semua peserta dan anggota Sangha di vihara Avalokitesvara. Sesi ini ditutup dengan pembacaan Shang Kung (Memberi makan kepada para arwah) pada pukul 10.30..
Pada pukul 12.00 para peserta menikmati makan siang dan setelah itu mereka segera membereskan perlengkapan mereka. Sebelum pulang, para peserta memberikan persembahan Khata untuk mendapatkan berkah dari Suhu. Para peserta dan Suhu juga melakukan foto bersama lagi sebelum berpamitan. Sekitar pukul 01.00 para peserta pulang kembali ke Depok dengan menggunakan kendaraan bis kuning. Acara yang dihadiri oleh kurang lebih 75 orang ini memberikan kesan yang mendalam dan membantu para peserta untuk menemukan objek berlindung yaitu Triratna yang mampu melindungi semua makhluk sampai mencapai pencerahan sempurna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *