Pelafalan Mantra

Mantra adalah kualitas ucapan dari Buddha. Ketika salah satu kualitas Buddha hadir, maka kualitas yang lainnya juga turut hadir. Kalau begitu, lengkap sudah kehadiran Buddha.

—Y.M. Suhu Bhadra Ruci

Pelafaran Mantra

Apa itu Mantra?

Mantra berasal dari bahasa Sansekerta. ‘Man’ adalah kependekan dari ‘manas’ yang berarti batin, sementara ‘tra’ artinya menolong atau melindungi. Jadi secara harfiah, “mantra” berarti “melindungi batin”.

Mantra adalah frasa yang dilafalkan terus-menerus untuk membantu batin lebih fokus pada objek yang baik sekaligus melindungi batin dari pikiran negatif.

Manfaat Melafalkan Mantra

Ketika mantra dilafalkan dengan mengeluarkan suara secara terus-menerus, napas dan energi dalam tubuh menjadi lebih teratur.

Manfaat melafalkan mantra yaitu membuat kita lebih tenang dan pikiran menjadi lebih tajam, mantra juga membantu kita fokus pada kondisi batin untuk memancarkan cinta kasih dan welas asih, serta kita dapat menyelaraskan tubuh, ucapan, dan pikiran.

Bagi praktisi pada tingkatan yang lebih tinggi, pelafalan mantra membantu mencapai tingkatan batin paling halus dan berfokus pada sunyata menuju pencapaian Kebuddhaan demi kebahagiaan semua makhluk.

Cara Melafalkan Mantra

Ada beberapa cara melafalkan mantra. Cara yang paling umum digunakan adalah melafalkannya secara vokal dan mental.

Secara vokal berarti melafalkan mantra dengan mengeluarkan suara. Sedangkan, secara mental berarti membayangkan suku-suku kata mantra dan melafalkannya dalam hati atau membayangkan bahwa suku-suku kata tersebut sendiri mengeluarkan suara.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan

Disebutkan dalam ‘Tantra yang Dimohon oleh Subahu’, praktisi yang hendak melafalkan mantra perlu menghindari delapan kesalahan:

  1. Terlalu cepat
  2. Terlalu lambat

  1. Terlalu menekankan pada suku kata tertentu
  2. Terlalu keras sehingga orang lain bisa mendengar
  3. Terlalu kecil bahkan diri sendiri juga tidak bisa dengar
  4. Menghentikan pelafalan mantra karena percakapan
  5. Tidak konsentrasi
  6. Melafalkan suku kata yang pendek secara panjang sementara yang panjang secara pendek
Mari Tumbuhkan Kualitas Batin
Yang Kamu Inginkan
Lewat Pelafalan Mantra!

Welas Asih dan Kebijaksanaan

Mantra Buddha Shakyamuni

OM MUNI MUNI MAHA MUNI YE SVAHA

Putar

Welas Asih

Mantra Arya Avalokiteshvara

OM MANI PADME HUNG

Putar

Kebijaksanaan

Mantra Arya Manjushri

OM A RA PA TSA NA DHIH

Putar

Kekuatan

Mantra Arya Vajrapani

OM BENZA PANI HUNG

Putar

Pertolongan Cepat

Mantra Arya Tara

OM TARE TUTARE TURE SVAHA

Putar

Umur Panjang

Mantra Arya Tara Putih

OM TARE TUTARE TURE MAMAH AYUR PUSTHIM KURU SVAHA

Putar

Penghalau Wabah Penyakit

Mantra Arya Tara ke-20

OM TARE TUTARE TURE VISARATA SVAHA

Putar

Kekayaan dan kemakmuran

Mantra Jambhala Kuning

OM JAMBHALA JALENDRAYA SVAHA

Putar

Mantra Jambhala Putih

OM PADMAKRODHA ARYA JAMBHALA HRDAYA HUM PHAT

Putar

Welas Asih, Kebijaksanaan, dan Kekuatan

Pujian kepada Je Tsongkhapa (Migtsema)

MIGMEY TSEWEI TERCEN CENREZIG

DRIMEY KYEYPEI WANGPO JAMPEIYANG

GANGCHEN KYEYPEI TSUGGYEN TSONGKHAPA

LOZANG DRAGPEI SHABLA SOLWA DEB

Arya Avalokiteshvara, harta agung dari welas asih yang tak terbayangkan,

Yang Mulia Tsongkhapa, mahkota permata para suci di tanah bersalju Tibet,

Kepada Yang Mulia Lobsang Dragpa di kaki-Mu aku memohon doa restu.

Cara mempraktikkan Migtsema bisa dibaca di sini

Purifikasi

Vajrasattva

OṂ VAJRASATTVA SAMAYAM ANUPĀLAYA,

VAJRA-SATTVATVENOPATIṢṬHA, DRḌHO ME BHAVA, SUTOṢYO ME

BHAVA, SUPOṢYO ME BHAVA, ANURAKTO ME BHAVA, SARVA-SIDDHIṂ

ME PRAYACCHA, SARVA-KARMĀSU CA ME CITTAṂ ŚRĪYAṂ KURU HUṂ,

HA HA HA HA HOḤ, BHAGAVAN SARVA-TATHĀGATA, VAJRA MĀ ME

MUÑCA, VAJRA BHAVA, MAHĀ-SAMAYA-SATTVA ĀḤ HUṂ PHAṬ

Engkau, Vajrasattva, telah membangkitkan bodhicitta sesuai dengan sumpah samaya-Mu. Batin suci-Mu diperkaya dengan tindakan suci yang dengan serempak membebaskan para makhluk pengembara di samsara, yang terus berulang menderita oleh skandha-nya. Apapun yang terjadi di dalam hidupku - senang atau sedih, baik atau buruk—dengan senang hati, sang Batin Suci, jangan pernah menyerah untuk terus menuntunku. Kumohon untuk memantapkan semua kebahagiaan, termasuk kebahagiaan di alam-alam yang lebih tinggi, juga wujudkanlah segala tindakan dan pencapaian umum maupun yang agung, serta mohon kiranya berkenan membuat lima kebijaksanaan mulia bersemayam di dalam hatiku.

Cara mempraktikkan Vajrasattva bisa dibaca di sini

Pelajari lebih lanjut

Sudah
Punya
Altar?

Undang Ladang Kebajikan ke rumahmu!

Sudah Punya Altar

Rekomendasi panduan kebajikan lain


Share